Personel Polsek Sambit Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi dapur rumah warga yang roboh akibat gempa bumi di Duku...
Personel Polsek Sambit Polres Ponorogo melaksanakan kegiatan kerja bakti di lokasi dapur rumah warga yang roboh akibat gempa bumi di Dukuh Banyu, Desa Nglewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sambit AKP Baderi, S.H., M.H. sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Kerja bakti dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan sasaran utama membersihkan puing-puing bangunan dapur rumah milik warga atas nama Misman yang roboh akibat guncangan gempa bumi. Selain membantu pembersihan material bangunan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman serta mengurangi potensi risiko bahaya lanjutan bagi masyarakat.
Berdasarkan keterangan saksi, gempa bumi terjadi sekitar pukul 01.00 WIB yang ditandai dengan suara gemuruh. Setelah keluar rumah, saksi melihat dapur milik korban telah roboh dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Desa Nglewan dan Polsek Sambit. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10.000.000 hingga Rp15.000.000.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Polsek Sambit bersinergi dengan unsur Forkopimka Sambit, BPBD Kabupaten Ponorogo, Pemerintah Desa Nglewan, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergitas lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat penanganan pascabencana sekaligus memperkuat soliditas dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Kapolres Ponorogo menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran Polsek Sambit dalam menangani dampak gempa bumi di wilayahnya. "kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam memberikan rasa aman serta membantu warga yang mengalami musibah" ucap Kapolres Ponorogo.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat agar dapat segera ditangani.
